Pascabanjir Bandang, Bupati Rudy Gunawan Tetapkan Garut Darurat Bencana
Rudy Gunawan pun menginstruksikan agar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut menyalurkan beras cadangan pemerintah kepada masyarakat terdampak banjir. Masing-masing, sambung dia, mendapat beras seberat 4,5 kg.
"Untuk satu rumah beras 4,5 kg ini sebagai emergency memulihkan pangan di saat banjir. Bagi warga yang memiliki balita dan lansia yang membutuhkan pertolongan, kami sediakan susu," ucap Rudy Gunawan.
Sementara, PDAM Tirta Intan Garut juga diperintahkan untuk membersihkan saluran air pasca banjir dan memberikan pasokan air bersih kepada warga terdampak. Rudy Gunawan mengakui bila banjir membuat air menjadi keruh.
"Kepada Kepala Dinas PUPR segera laporkan kepada bupati, infrastruktur didata mana yang rusak," ujar Bupati Garut.
Diketahui, Pusdalops PB BPBD Provinsi Jawa Barat merilis data dampak bencana banjir di Kabupaten Garut. Dalam siaran pers yang diterima, bencana yang melanda delapan kecamatan itu merendam ratusan rumah, fasilitas umum, dan menyebabkan ribuan warga terdampak.
"Update Sabtu 16 Juli 2022 pukul 06.57 WIB, kejadian banjir di Kabupaten Garut terjadi di Kecamatan Cikajang, Garut Kota, Tarogong Kidul, Karanglawitan, Bayongbong, Banyuresmi, Cilawu dan Cibatu. Penyebab curah hujan tinggi sehingga debit air Sungai Cimanuk tidak terbendung dan meluap ke sekitar daerah aliran," tulis siaran pers yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), Sabtu (16/7/2022).
Editor: Agus Warsudi