Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Landa Sejumlah Daerah di Kabupaten Garut
Advertisement . Scroll to see content

174 Unit Gardu Terendam Banjir, PLN Putus Aliran Listrik di Beberapa Wilayah Garut

Sabtu, 16 Juli 2022 - 13:30:00 WIB
174 Unit Gardu Terendam Banjir, PLN Putus Aliran Listrik di Beberapa Wilayah Garut
Tim SAR gabungan mengevakuasi warga di tengah suasana gelap gulita lantaran ratusan gardu PLN di Garut terendam banjir sehingga aliran listrik terpaksa diputus. (FOTO: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

GARUT, iNews.id - Sebanyak 174 unit gardu distribusi PLN di beberapa wilayah Kabupaten Garut terendam banjir. Untuk mengantisipasi hal tak diinginkan, PLN memutus aliran listik dan menerjunkan tim untuk bersiaga melakukan pemantauan kelistrikan dan pengamanan di daerah terdampak banjir.
 
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat Agung Nugraha mengatakan, telah menerima laporan terkait ratusan gardu yang terendam banjir tersebut. Dari 174 unit gardu terdampak, sebanyak 141 unit di antaranya telah dinormalkan kembali. 

“Petugas PLN terus bersiaga dibawah komando Manager PLN UP3 Garut, Nurhidayanto Nugroho, untuk memantau kondisi wilayah yang terdampak banjir guna melakukan pemulihan dan memastikan keselamatan masyarakat,” kata GM PLN UID Jabar, Sabtu (16/7/2022).

Agung Nugraha menyebut wilayah yang terdampak banjir bandang di Garut di antaranya sebagian Jl Terusan Pembangunan, sebagian Jalan Aruji Kartawinata, Perintis Kemerdekaan, Nusa Indah, Desa Jayaraga, dan Haurpanggung. 

"Selain itu, Jalan Merdeka, Guntur Sari, Guntur Melati, Guntur Cendana, dan sekitarnya dengan total pelanggan terdampak sebanyak 45.577 pelanggan," ujar Agung Nugraha.

GM PLN UID Jabar menuturkan, saat ini terdapat beberapa lokasi seperti sebagian Kecamatan Banjarwangi ada jalan yang terputus longsor, kawasan Kampung Cimacan dan Pabrik Susu MDL terendam, serta sejumlah titik lainnya di kawasan luapan sungai yang menyebabkan listrik diputus. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut