Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ridwan Kamil Tunggu Presiden Deklarasikan Pandemi Covid-19 Jadi Endemi
Advertisement . Scroll to see content

Pakar Unpad Nilai Indonesia Belum Siap Ubah Pandemi Jadi Endemi, Ini Alasannya

Senin, 07 Maret 2022 - 08:02:00 WIB
Pakar Unpad Nilai Indonesia Belum Siap Ubah Pandemi Jadi Endemi, Ini Alasannya
Kusnadi Rusmil, anggota Departemen Kesehatan RS Hasan Sadikin (RSHS) Fakultas Kedokteran (FK) Unpad. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)
Advertisement . Scroll to see content

"Angka kasus memang melandai, tetapi kematian masih tinggi. Ada lagi Omicron dan lain sebagainya. Artinya, Covid-19 masih membahayakan, masih menular. Jika pemerintah memaksakan perubahan status, dikhawatirkan dapat menyebabkan kasus penularan kembali melonjak," ujarnya.

Kusnadi Rusmil menuturkan, jika Indonesia ingin mengubah status pandemi menjadi endemi, disarankan untuk kejar target vaksinasi di atas 70 persen. Sementara, vaksinasi bagi warga lanjut usia (lansia) di Indonesia, termasuk Jawa Barat, masih rendah. Sehingga terbentuk imunitas atau kekebalan komunitas.

Kemudian, terapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), 3T (testing, tracing, dan treatment), positivity rate maksimal 5 persen, dan aturan protokol kesehatan (prokes). 

Edukasi harus diberikan kepada masyarakat agar semua terkendali. Masyarakat diimbau untuk segera mengikuti vaksinasi lengkap, 1, 2, dan 3 atau booster. Ajak kakek dan neneknya untuk vaksinasi agar mereka terlindungi.

Indonesia belajar dari wabah penyakit sebelumnya. Seperti flu burung dan Mers, yang kini jadi pandemi karena sudah bisa diatasi. "Sebaiknya, perubahan status pandemi jadi endemi diprediksi bisa dilakukan pada akhir 2022 tapi tetap tergantung kepada capaian imunisasi (vaksinasi)," tutur Kusnadi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut