Pakaian Daerah Sunda Jawa Barat, Sarat Nilai Seni
Budaya yang tertanam di Jawa Barat mengajarkan, kedua batik ini melambangkan adanya harapan agar keadaan kedua mempelai menjadi jauh lebih baik dan penuh dengan kebahagiaan setelah mereka menjalani kehidupan rumah tangga. Nasehat yang mengajarkan panjangnya perjalanan kehidupan rumah tangga harus dijalani bersama oleh suami dan istri yang tertuang dalam lereng eneng.
Selain atasan dan bawahan, mempelai perempuan menggunakan kelat bahu yang berada di kedua lengan, perhiasan cincin permata, , kalung pendek dan panjang, dan gelang permata. Dan yang yang menarik dalam pernikahan adat Jawa Barat adalah mahkota campuran logam seberat 1,5 hingga 2 kg bernama Siger Sunda yang dipakai oleh mempelai wanita. Siger ini melambangkan tingginya rasa hormat, kearifan, dan kebijaksanaan dalam pernikahan.
Terdapat empat jenis riasan pengantin di Jawa Barat yang masing-masingnya menyesuaikan tempat penyelenggaraan pernikahan tersebut. Keempat jenis riasan pengantin tersebut adalah sebagai berikut:
5. Sunda Putri
Tatanan rambut model Puspasari. Rambut pengantin digulung melingkar tanpa disertai bantuan sanggul tempel. Hiasan berupa untaian bunga melati yang menjuntai dari rambut hingga ke dada, tiara, ceduk mantul, dan kembang goyang.
6. Sunda Siger

Menggunakan mahkota siger di kepala wanita sehingga menjadikannya memiliki aura seorang ratu.