Pacu Literasi Anak, Migo dan Disdik Kota Cirebon Manfaatkan Kearifan Lokal
“Inovasi dan terobosan pengajaran baru dalam meningkatkan literasi anak sangat diperlukan untuk melahirkan sumber daya yang maju di masa depan. Maka dari itu, kami bersama Migo ingin mendorong para tenaga pengajar untuk menanamkan kebiasaan membaca anak sedini mungkin melalui kearifan lokal kota Cirebon,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon Irawan Wahyono.
Melalui inovasi pengajaran ini, pihaknya berharap anak tetap semangat dan terdorong untuk membaca, sekaligus dapat mencintai budaya lokal mereka. Ini, imbuhnya, merupakan langkah awal untuk memajukan pendidikan di kota Cirebon.
Dede Awaludin, dosen pendidikan dasar, mengatakan, kebiasaan membaca yang harus dilakukan secara rutin, sebaiknya diimbangi dengan penyampaian kreatif dari tenaga pendidik.
Dengan mengemas kebiasaan melalui cerita rakyat, dongeng, dan pelajaran bahasa daerah, anak didik dapat lebih mengembangkan kemampuan literasi mereka, sekaligus membentuk pemahaman dan kecintaan terhadap keunggulan dan kearifan Kota Cirebon.
“Tenaga pengajar juga dapat mengaitkan kebiasaan literasi dengan bermain yang berangkat dari hobi dan minat anak. Lebih dari itu, lingkungan sekolah juga harus mendukung upaya literasi tersebut, seperti pemberdayaan mading, ajak membaca buku non-pelajaran sebelum kelas dimulai, memasang poster di sekolah, membuat papan karya literasi, mengadakan lomba literasi, dan mengaktifkan perpustakaan,” kata Dede Awaludin.