Oksigen Langka, 100 Tempat Tidur Tambahan di RSUD Cikalong Wetan Belum Bisa Dipakai
Sedangkan pasien umum atau non-Covid, dirujuk ke RSUD Cililin dan Lembang. Dinkes KBB mengonversi ruang perawatan di RSUD cikalongwetan dari non-Covid-19 menjadi khusus pasien Covid-19.
Begitu juga layanan IGD di RSUD Cikalongwetan hanya khusus untuk pasien terpapar virus Corona. "Kami mengkhususkan RSUD Cikalongwetan menjadi rumah sakit penanganan pasien Covid-19. Saat ini sudah tidak lagi menerima rujukan pasien non-Covid atau umum/sementara pasien umum akan dialihkan ke rumah sakit lainnya di antaranya RSUD Cililin dan Lembang," Kepala Dinkes KBB, Sabtu (26/6/2021).
Untuk mengatasi kekurangan tempat tidur di RSUD Cikalongwetan, ujar dr Eisenhower, Dinkes KBB akan menambah 100 bed baru bagi pasien covid 19 yang sebelumnya tidak mendapatkan ruangan.
"Sementara itu pasien dari rumah sakit lain mulai segera diredistribusi ke RSUD Cikalongwetan. Sedangkan pasien umum non-Covid juga dipindahkan ke rumah sakit swasta yang bekerja sama dengan bpjs," ujar dr Eisenhower.
Kadinkes KBB menuturkan, secara keseluruhan BOR seluruh rumah sakit di KBB telah mencapai 96 persen atau nyaris terisi penuh. Dengan penambahan 100 bed, diharapkan dapat menurunkan BOR.
"Terkait pasokan oksigen di RSUD Cikalongwetan dan Lembang, cukup memadai. Apalagi rumah sakit ini sudah memiliki mesin pengolah oksigen sendiri, mengambil udara dari luar diolah dan diisi ke tabung-tabung oksigen seingga tidak masalah," tutur Kadinkes KBB.
Editor: Agus Warsudi