Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri! Pria di Sukabumi Tewas Tertabrak Kereta Api, Kondisi Mayat Tak Utuh

Senin, 03 Maret 2025 - 13:02:00 WIB
Ngeri! Pria di Sukabumi Tewas Tertabrak Kereta Api, Kondisi Mayat Tak Utuh
Lokasi TKP warga tertabrak Kereta Api Pangrango di pelintasan sebidang Jalan Saniin, Kelurahan Benteng, Warudoyong, Kota Sukabumi, Jabar, Senin (3/3/2025). (Foto: MPI/Dharmawan Hadi)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Insiden mengerikan terjadi di jalur kereta api di Jalan Saniin, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Senin (3/3/2025) pukul 05.13 WIB. Seorang pria tewas tertabrak Kereta Api (KA) Pangrango relasi Sukabumi-Bogor.

Informasi dirangkum iNews, identitas korban berinisial HA (33) warga Gang Berdikari RT 03/06, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Korban terpental sejauh 20 meter dari titik tertabrak dan ditemukan dengan kondisi tubuh tidak utuh, terutama pada bagian kepala. 

Warga setempat, Irwansyah Saputra (45) mengatakan, korban pada saat kejadian sedang duduk di rel kereta api yang berjarak 1 kilometer dari arah Stasiun Sukabumi. Saat kejadian, KA Pangrango melintas menuju stasiun Bogor. 

"Korban diduga sedang sakit karena ada bekas muntah di lokasi kejadian. Korban duduk diam di rel dan pas kereta datang juga, ada warga yang mau ke pasar sudah memberitahukannya, tapi tidak berpindah hingga akhirnya tertabrak," ujar Irwansyah, Senin (3/3/2025). 

Hingga siang ini, jasad korban masih berada di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Rencananya jenazah akan langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman. Akibat peristiwa ini, korban tewas dengan meninggalkan seorang istri dan satu anak. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut