Nestapa Bayi Fauzian Idap Hidrosefalus dan Tangan Kiri Lumpuh
Dia berharap, Pemerintah Kota Bandung membantunya, agar anaknya segera mendapatkan penanganan rumah sakit.
"Saya sayang anak saya, saya dan istri menerima lahir batin dan akan terus mengusahakan kesembuhan untuk anak saya," ucapnya seraya berharap, ada keajaiban dari sang pencipta agar anaknya segera sembuh.
Saepuloh yang berprofesi sebagai pemain keyboard di acara pernikahan dan hiburan itu juga mengharapkan uluran tangan para dermawan. Pasalnya, sejak pandemi Covid-19 melanda, dirinya tak pernah lagi mendapatkan panggilan manggung.
Kondisi berat semakin dirasakan Saepuloh karena istrinya pun mengalami keterbatasan fisik akibat kaki kirinya cacat sejak lahir.
"Jujur, sampai saat ini saya belum pegang uang. Saya bingung karena belum ada panggilan manggung," ungkapnya.
Saepuloh dan istri sebelumnya tinggal di sebuah kontrakan kecil yang kondisinya memprihatinkan di kawasan Warung Muncang, Kota Bandung.
Kini, bersama Fauzian, mereka menempati rumah neneknya di Jalan Aki Padma, Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.
Editor: Agus Warsudi