Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Kendaraan Tinggalkan Bandung Hindari Puncak Arus Balik Libur Panjang
Advertisement . Scroll to see content

Nekat Pelesir ke Pelabuhanratu, Ribuan Wisatawan Dihalau Petugas Gabungan

Senin, 25 Mei 2020 - 18:40:00 WIB
Nekat Pelesir ke Pelabuhanratu, Ribuan Wisatawan Dihalau Petugas Gabungan
Petugas gabungan menghalau wisatawan yang hendak pelesir ke kawasan wisata geopark Ciletuh Pelabuhanratu, Sukabumi. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Ribuan wisatawan yang hendak masuk ke objek wisata Geopark Ciletuh Pelabuhanratu pada musim libur Idul Fitri 1441 Hijriah dihalau petugas gabungan, Senin (25/5/2020). Selain menegakan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), upaya petugas tersebut juga untuk mencegah kerumunan massa yang bisa menyebabkan penyebaran Covid-19.

"Kendaraan yang disinyalir milik wisatawan langsung kita arahkan untuk putar balik untuk kembali lagi ke daerahnya masing-masing," kata Kepala Seksi Pemberdayaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri.

Menurutnya, larangan masuk berkunjung ke objek wisata Geopark Ciletuh Pelabuhanratu khususnya destinasi pantai ini karena selain masih diberlakukannya PSBB, juga sesuai dengan aturan larangan berkumpul sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Karena itu, baik kendaraan roda dua maupun empat yang hendak masuk dan disinyalir berasal dari luar wilayah geopark dunia ini langsung diberhentikan dan pengendaranya diperiksa identitasnya. Jika bukan warga setempat maka langsung diputar balikan.

Selain memperketat penjagaan di pintu masuk, petugas juga melakukan patroli dan jika ditemukan adanya aktivitas wisatawan di sekitar objek wisata maka langsung dibubarkan. Namun, harus diakui meskipun penjagaan diperketat masih ada wisatawan khususnya yang menggunakan sepeda motor menggunakan jalur tikus dan kucing-kucingan dengan petugas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut