Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ditreskrimsus Polda Jabar Bongkar Penyalahgunaan 20 Ton Gas LPG di Patokbeusi Subang
Advertisement . Scroll to see content

Negara Rugi Rp8 Miliar per Bulan akibat Penyalahgunaan LPG 20 Ton di Patokbeusi Subang

Kamis, 14 Juli 2022 - 15:49:00 WIB
Negara Rugi Rp8 Miliar per Bulan akibat Penyalahgunaan LPG 20 Ton di Patokbeusi Subang
Dirreskrimsus Polda Jabar Kombes Pol Arief Rachman (mengenakan topi) menginterogasi TA (kasos merah), tersangka kasus penyalahgunaan gas bersubsidi di Patokbeusi, Subang. (FOTO: Humas Polda Jabar)
Advertisement . Scroll to see content

SUBANG, iNews.id - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar bersama Polres Subang menggagalkan penyalahgunaan LPG bersubsidi di Desa Tanjungrasa, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang. Akibat penyalahgunaan LPG bersubsidi ini, negara dirugikan sekitar lebih dari Rp8 miliar per bulan.

Direktur Reskrimsus (Dirreskrimsus) Polda Jabar Kombes Pol Arief Rachman mengatakan, penyidik Unit I Subdit I Ditreskrimsus Polda Jabar berkolaborasi dengan Polres Subang melaksanakan penindakan pelaku usaha yang diduga menyalahgunakan pengangkutan, penyimpanan, dan perniagaan bahan bakar gas LPG

Pengungkapan kasus ini, kata Dirreskrimsus Polda Jabar, berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai tangki pertamina sering keluar masuk ke lokasi.

"Sejalan dengan kebijakan pemerintah, di mana sekarang sedang gencar menjaga subsidi BBM dan gas karena begitu banyak anggaran pemerintah untuk subsidi, sehingga kami melakukan penyelidikan. Diduga ada pelaku yang memanfaatkan disparitas harga antara LPG subsidi dan non-subsidi," kata Dirreskrimsus Polda Jabar di Mapolsek Patokbeusi, Kamis (14/7/2022).

Hasil penyelidikan, ujar Kombes Pol Arief Rachman, petugas menemukan fakta telah terjadi dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi. Sehingga, dilakukan penindakan pada Kamis (14/7/2022) sekitar pukul 03.00 WIB.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut