MUI Jabar Minta Polisi Tindak Para Pelaku Azan Jihad dengan Edukasi, Ini Alasannya
"Itu menganggu, menimbulkan kegaduhan, dan meresahkan masyarakat. Bahkan, kalau salah paham bisa terjadi keributan-keributan," ujar Ketua MUI Jabar.
Namun, tutur Rachmat, berdasarkan kesepakatan dalam pertemuan bersama pimpinan ormas Islam, MUJI Jabar menyepakati bahwa penindakan terhadap para pelaku azan jihad cukup diberikan edukasi. Alasannya, perbuatan tersebut merupakan bentuk penyimpangan akibat ketidaktahuan.
"Dalam agama kalau dia tobat dan mengakui bahwa dia salah, itu sudah selesai. Tapi kalau masalah hukum yang berlaku di Indonesia, unsur-unsurnya melecehkan atau tidak, tapi kan tadi bukan termasuk itu, tapi penyimpangan, dia tidak tahu. Karena tidak tahu, maka harus diberikan edukasi," tutur Rahmat.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat luas, agar tidak terpancing dengan perbuatan yang videonya sudah kadung viral itu karena azan jihad tersebut hanyalah perbuatan yang dilakukan atas dasar ketidaktahuan.
"Kami mengimbau agar masyarakat jangan memahami hal itu sebagai ajakan perang dan tetap tenang. Memang itu mengganggu karena dari unsur agama salah dan menimbulkan kegaduhan. Pak polisi tolong panggil mereka lalu diberikan edukasi," kata Ketua MUI Jabar. agung bakti sarasa