Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Lengkap Dugaan Perkosaan Anak Petugas Kebersihan Yayasan di Subang 
Advertisement . Scroll to see content

Miris, Balita Subang Lumpuh akibat Penggumpalan Darah di Otak, Butuh Biaya Operasi

Kamis, 21 Juli 2022 - 10:35:00 WIB
Miris, Balita Subang Lumpuh akibat Penggumpalan Darah di Otak, Butuh Biaya Operasi
Kokom menggendong Reyhan yang mengalami kelumpuhan akibat penggumpalan darah di otak. (FOTO: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)
Advertisement . Scroll to see content

SUBANG, iNews.id - Sungguh miris nasib Reyhan Maulana, balita berusia 4 tahun, warga Dusun Baru, Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang ini. Reyhan Maulana lumpuh akibat penggumpalan darah di otak dan butuh biaya operasi.

Reyhan mengalami kelumpuhan sejak berusia 3 bulan. Lantaran keterbatasan biaya, balita yang seharusnya dioperasi ini kini hanya terbaring dan tidak dapat bermain dengan teman seusianya.

Sehari-hari, Reyhan hanya digendong oleh Kokom, ibunya. Jangankan untuk biaya operasi, membeli kursi roda khusus untuk Reyhan saja orang tuanya tidak sanggup. Ayahnya hanya bekerja sebagai buruh serabutan.

Walaupun berusia 4 tahun, pertumbuhan Reyhan tidak seperti anak seusianya. Selain lumpuh, Reyhan juga belum bisa berbicara. Bahkan, matanya juga tidak dapat melihat.

"Nya kitu pak nangkarak wae (ya begitu pak, tiduran saja). Tangan teh teu bisa megar, ngepel, heuras (tangan Reyhan tidak bisa terbuka, mengepal terus, kaku). Jadi nganggean acuk teh, sok seusah pak kudu ngadagoan leuleus nyalira (Jadi untuk memakaikan baju sulit menunggu tubuhnya melepas sendiri). Organ-organ tubuh teh heuras, jegeur (organ-organ tubuhnya kaku)," kata Kokom.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut