Miris, Balita di Subang Derita Teratoma, Setiap Hari Nangis Menahan Sakit
"Untuk operasi, butuh biaya Rp45 juta. Kami ada uang dari mana. Untuk tempat tinggal saja kami menumpang di lahan milik pemkab," kata Ayu Yuliani ditemui di tempat tinggalnya, Kamis (24/2/2022).
Akibat penyakit tersebut, ujar Ayu Yuliani, tumbuh kembang anaknya terganggu. Sampai saat ini, Rahmat belum bisa berjalan. Setiap hari Rahmat tidak pernah lepas dari gendongan. "Setiap hari menangis karena menahan rasa sakit," ujar Ayu Yuliani sambil menahan air mata yang menetes di pipinya.
Ayu menuturkan, sempat membawa anaknya bungsunya itu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng. Dokter menyarankan agar Rahmat dirawat. Namun Warja dan Ayu menolak karena tidak mempunyai biaya.
Kini ayu hanya bisa mengelus perut anaknya menggunakan minyak kayu putih dan telon untuk meredakan rasa sakit, sambil berdoa bisa sembuh.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang dr Maxi yang juga mengunjungi kediaman Rahmat Hidayat, penderita teratoma tersebut.