Minibus Terjun ke Jurang di Cililin KBB, Bayi 8 Bulan Selamat, Ini Penuturan Suami dan Ayah Korban
Menurut Aten, saat kejadian awalnya melihat seperti ada gundukan tanah sisa longsor di pinggir jalan. Lalu untuk menghindari itu, minibus Kijang yang dikendarainya diarahkan ke sebelah kiri karena terlihat seperti tanah berumput.
Dia lalu menginjak pedal gas karena merasa kendaraan bisa melintas, tapi minibus yang dikendarainya terjun ke jurang. Aten tidak menyangka jatuh ke jurang karena jalan menuju kampungnya itu cukup sering dilewati.
Hanya karena kontur jalannya cukup curam dan berbahaya lantaran dipenuhi dengan tanjakan dan turunan danbelokan tajam, membuat pandangannya seperti kabur, apalagi di malam hari.
"Sebenarnya saya sudah terbiasa lewat jalan itu, tapi mungkin karena malam hari dan gak ada penerangan jadi pandangan terbatas," kata Aten yang pulang ke Cililin bersama keluarganya untuk merayakan lebaran.
Diketahui, tiga orang tewas akibat minibus Kijang yang mereka tumpangi terjun ke jurang sedalam 100 meter di Kampung Pasir Pogor, RT 02/09, Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, KBB, Jumat (29/4/2022) dini hari.
Mobil jenis Toyota Kijang Kapsul dengan nomor polisi B 2346 IL tersebut ditumpangi satu keluarga, yakninAten Sutisna (53) istrinya Rina Andrianti (38) dan tiga orang anaknya yakni Dikri (8), Dilva (5), dan Shiza (8).
Editor: Agus Warsudi