Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nenek 71 Tahun Sopir Xpander Tersangka Kecelakaan Maut di Cibeureum Sukabumi Diperiksa
Advertisement . Scroll to see content

Mesin Mati di Tengah Rel, Pikap Tertabrak KA Pangrango di Karangtengah Sukabumi

Kamis, 06 Oktober 2022 - 20:08:00 WIB
Mesin Mati di Tengah Rel, Pikap Tertabrak KA Pangrango di Karangtengah Sukabumi
Mobil pikap tertabrak KA Pangrango relasi Bogor-Sukabumi di pelintasan rel kereta api, Kampung Kaum Kaler RT 01/01, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak. (FOTO: DHARMAWAN HADI)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Suzuki Carry ST 100 pikap tertabrak Kereta Api (KA) Pangrango relasi Bogor-Sukabumi di pelintasan rel kereta api, Kampung Kaum Kaler RT 01/01, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (6/10/2022). Kecelakaan ini terjadi karena mesin mobil tiba-tiba mati di tengah rel saat melintas.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Ipda M Yanuar Fajar mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Kereta api yang melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi dengan masinis Galang Dwi Prasetio (25) sedangkan kendaraan Suzuki Carry dikemudikan oleh Dede Miftahudin (19). 

"Kronologi kejadian bermula ketika Suzuki Carry melaju dari Almuhudin menuju Karangtengah. Setibanya di TKP saat melaju di jalan menanjak pelintasan kereta api, mesin kendaraan mati, sehingga terhenti di tengah rel kereta," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi kepada MNC Portal Indonesia (MPI). 

Ipda M Yanuar Fajar menyatakan, saat bersamaan, KA 218C Pangrango melintas dari Bogor menuju Sukabumi. Karena jarak sudah dekat, KA Pangrango menabrak bagian samping kanan mobil pikap tersebut. 

"Tidak ada korban, baik luka maupun jiwa dalam kecelakaan ini. Suzuki Carry pikap yang mengalami kerusakan akibat tertabrak KA Pangrango, sudah dievakuasi sehingga perjalanan kereta api tidak terganggu dan kembali normal," ujar Ipda M Yanuar Fajar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut