Menyingkap Kisah Batang Bertuah dari Pertamina Membawa Berkah
Eceng gondok yang awalnya dianggap tak bernilai, menjadi keajaiban maha karya berupa topi koboi, tempat tisu, tas, ikat kepala, hiasan dinding, sandal, dan lainnya.
"Alhamdulillah, sekarang kami punya penghasilan tambahan dari eceng gondok yang awalnya dinilai sebelah mata. Lumayan untuk tambahan membeli lauk-pauk dan makan sehari-hari," cerita Ence.
Eceng gondok bernama latin Eichornia Crassipes. Tumbuhan air mengapung berwarna hijau itu tumbuh sangat cepat di perairan seperti waduk, danau, dan sungai. Daunnya yang lebat, sering dianggap merusak lingkungan perairan. Selama puluhan tahun, warga sekitar sedikit terganggu atas keberadaannya.
Ence berkisah, selama ini dia hanya mengandalkan gaji bulanan dari profesinya sebagai buruh pabrik. Berangkat pagi, pulang sore. Begitu kisahnya selama puluhan tahun. Kini Ence menemukan keajaiban, mengubah nasib keluarganya menjadi lebih cerah.
Sepulang kerja, Ence menyempatkan diri menyulam satu atau dua produk hingga kantuk tiba. Setidaknya, menyelesaikan satu tempat tisu seharga Rp45.000. Jika pesanan sedang ramai, Ence bisa mengantongi upah hingga Rp100.000 per hari.