Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libur Isa Al Masih, Kendaraan ke Kawasan Wisata Lembang KBB Meningkat 20 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Mengenang Kejayaan Durian asal Cirawa Cipatat KBB yang Sempat Kesohor pada 1980-an

Kamis, 26 Mei 2022 - 17:33:00 WIB
Mengenang Kejayaan Durian asal Cirawa Cipatat KBB yang Sempat Kesohor pada 1980-an
Pedagang durian yang masih tersisa dan bisa dijumpai di Cikalongwetan dan Cipatat, menjadi sisa-sisa kejayaan KBB pernah dikenal sebagai daerah penghasil buah raja tersebut. (Foto/MPI/Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) cukup dikenal sebagai daerah penghasil durian di era 1980-an. Durian tersebut berasal dari daerah ujung paling barat, KBB, yang berbatasan dengan Cianjur, tepatnya Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat

Kelezatan rasa durian lokal Cirawamekar tidak hanya diakui oleh masyarakat Bandung, tapi juga warga dari luar daerah, seperti Sumedang, Subang, Garut, dan Cianjur. Biasanya pada saat musim panen banyak pembeli yang datang membeli durian yang sudah dipetik ataupun yang masih dipohon.

Varietas durian lokal Cirawamekar telah ada sejak dulu. Meski tidak dibudidayakan secara besar-besaran. Namun setiap kebun milik warga selalu memiliki pohon durian yang buahnya kerap tumbuh lebat, sehingga banyak pembeli yang datang. 

"Dulu durian Cirawa terkenal, kalau pas panen ramai pembeli ke sini untuk memborong," kata tokoh Desa Cirawamekar Toto Suhendi (55) belum lama ini. 

Menurut Toto Suhendi, nama durian Cirawa terangkat berkat peran dari Bupati Bandung, Lily Sumantri. Kesenangan orang nomor satu di Kabupaten Bandung, saat KBB belum jadi daerah otonomi, terhadap durian, membuatnya sering datang ke Cirawa. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut