Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kedatangan KPK 3 Hari Berturut-turut, Kantor Pemda KBB Menegangkan
Advertisement . Scroll to see content

Menengok Sentra Ikan Pindang di KBB, Warisan Turun Temurun sejak Setengah Abad Lalu

Sabtu, 20 Maret 2021 - 17:34:00 WIB
Menengok Sentra Ikan Pindang di KBB, Warisan Turun Temurun sejak Setengah Abad Lalu
Warga sedang mengolah berbagai komoditas ikan pindang sebelum dipasarkan di sentra UMKM Pembuatan Ikan Pindang di Kampung Awilarangan, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, KBB. (Foto: Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

Sobana (60) salah satu perajin ikan pindang yang sudah sejak 30 tahun mengeluti profesi ini, menuturkan, anggota keluaganya kini semua ikut membantu usahanya. Mulai dari membersihkan ikan, melumurinya dengan bumbu khas, hingga dikukus sampai mateng untuk dijual. 

Menurut dia, ada berbagai jenis ikan yang diproduksi untuk menjadi pindang. Seperti ikan bandeng, bawal, tongkol, hingga ikan mas. Dari hasil produksi dan menjual ikan-ikan tersebutlah dirinya bisa menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak-anaknya sampai lulus. 

"Saya bikin sekaligus menjualnya sambil keliling. Harganya berkisar antara Rp3.000 sampai Rp5.000 per ekor," tutur Sobana. 

Dia menceritakan, produksi ikan pindang sudah dimulai sejak malam, dengan membeli berbagai ikan dari Pasar Induk Caringin, Kota Bandung. Setelah itu kotoran dalam ikan dibersihkan dan ditaburi berbagai bumbu. 

Khusus ikan bandeng, hanya ditaburi garam dan dikukus pada tungku api dari pukul 09.00-17.00 WIB. Setelah matang, keesokan harinya pindang-pindang tersebut langsung dijual ke berbagai daerah. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut