Memprihatinkan, 9 Juta Penduduk Jawa Barat Masih BAB Sembarang
BANDUNG, iNews.id - Sekitar 9 juta penduduk Jawa Barat masih menghadapi persoalan sanitasi atau buang air besar (BAB) sembarang. Persoalan ini mestinya menjadi perhatian pemerintah daerah agar kesehatan masyarakat lebih terjaga.
Ketua Yayasan Odesa Indonesia Faiz Manshur mengatakan, data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia pada 2020 dari website Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, secara nasional masih terdapat 32,24 juta jiwa BAB sembarang.
"Kalau kita hubungkan dengan kemiskinan, masalah kesejahteraan akses air bersih dan perilaku hidup tak sehat paling dominan di dalamnya,” kata Faiz Manshur dalam siaran persnya, Kamis (12/11/2020).
Menurut dia, jumlah warga ini perlu dipublikasikan terus karena sekarang sanitasi merupakan persoalan hak asasi manusia (HAM). Berapapun persentasenya harus segera diselesaikan. Arah kerja pembangunan pemerintah harus memenuhi hak akses sanitasi masyarakat.
Dia mencontohkan, di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, saat ini 90 persen warganya tidak BAB sembarang. Tetapi angka rumah tangga yang BAB sembarang masih lebih dari 1.500 keluarga. "Jika setiap keluarga jumlahnya empat orang, kasus BAB sembarang berkisar antara 5 ribu hingga 6 ribu orang," ujar dia.