Melihat Penyandang Tunanetra di YPLB Majalengka Khusyuk Tadarus Alquran Braille
Dalam pelaksanaannya, ujar Salehudin, tadarus Alquran di yayasan itu dibagi dua. Selain secara kelompok, masing-masing penyandang disabilitas juga membaca Alquran secara terpisah.
“Kalau untuk masing-masing mungkin beda-beda ya. Kalau kebersamaan, tadi baru lima juz. Kalau masing-masing, punya target kan. Ada yang sudah juz 10, ada yang juz 11, beda-beda,” ujarnya.
Salehudin menuturkan, koleksi Alquran Braile di YPLB Majalengka saat ini terdapat sekitar 20 mushaf. Jumlah sebanyak itu relatif mencukupi kebutuhan mushaf bagi warga yayasan.
“Sekitar 20 Alquran Braille mah kita punya. Sementara yang pemakainya masih di bawah itu 15 (atau) 16 orang. Jadi alhamdulillah ketersediaan Alquran Braille di sini sudah mencukupi. Semuanya masih layak pakai,” tutur Salehudin.
Editor: Agus Warsudi