Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi
Advertisement . Scroll to see content

Dulu Berkategori Desa Tertinggal, Kini Wangisagara Punya BUMDes Beromzet Rp30 Miliar

Jumat, 23 April 2021 - 15:54:00 WIB
Dulu Berkategori Desa Tertinggal, Kini Wangisagara Punya BUMDes Beromzet Rp30 Miliar
BUMDes Niagara yang membawa kesejahteraan bagi warga Desa Wangsigara, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Dulu, Desa Wangisagara, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, sempat masuk kategori desa tertinggal. Namun kini, Desa wangisagara memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan sejumlah lini usaha yang mampu menyejahterakan warga. 

Lewat BUMDes Niagara, Desa Wangisagara ini kini memiliki pendapatan asli desa (PADes) ratusan juta setiap tahun. BUMDes Niagara berhasil meraih omset sebesar Rp30 miliar dengan laba Rp1,8 miliar per tahun. "Tahun kemarin (2020) kami menyetor untuk PADes sampai Rp780 juta," kata Direktur Utama BUMDes Niagara Neneng Santiani.

Menurut Neneng, saat ini BUMDes Niagara memiliki beberapa unit usaha, mulai dari pengelolaan pasar tradisional, koperasi simpan pinjam, jual beli produk kerajinan, hingga pengelolaan sarana olahraga dan tempat wisata. 

"Dari lini usaha itu, saat ini BUMDes mengelola aset senilai Rp16 miliar yang semuanya milik pemerintah desa," ujar Neneng.

Dia menuturkan, keberhasilan BUMDes ini berawal dari inisiatif warga dan aparatur desa untuk membangun pasar tradisional pada medio 2000-an silam. Saat itu, Desa Wangisagara masih masuk kategori desa tertinggal dan belum memiliki pasar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut