Masyarakat Tionghoa Peduli Bersama Gereja Santo Paulus Bandung Gelar Aksi Donor Darah
"Kami dari MTP mendekat kepada masyarakat, keliling ke daerah-daerah agar masyarakat bisa langsung donor atau tidak jauh dari tempat kerja atau rumahnya," katanya.
Selain itu, kegiatan donor darah yang sengaja rutin digelar ini juga untuk mengantisipasi permintaan labu darah dari masyarakat.
"Awalnya kami dari MTP waktu itu sedang masa Covid Delta, banyak masyarakat yang memerlukan donor darah. Akhirnya kami bekerja sama dengan PMI Kota dan Kabupaten Bandung melakukan rutin, ini sudah roadshow ketujuh," ucapnya.
Djoni menyebut, dalam kondisi normal permintaan yang datang dari masyarakat mencapai 500 labu darah per hari. Namun saat momen khusus, biasanya akan meningkat.
"Intinya kami ingin membantu masyarakat dan saya juga sebagai salah satu dewan kehormatan PMI Kota Bandung mengetahui bahwa kebutuhan darah rata-rata sehari itu 500 labu. Biasanya pada saat liburan dan juga nanti bulan Ramadan banyak sekali membutuhkan donor darah, karena umat Muslim tidak bisa mendonorkan darahnya," ucapnya.
Oleh karena itu, pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk rutin mendonorkan darahnya.
"Sehingga kami menghimbau kepada yang nonMuslim untuk bisa lebih banyak mendonorkan darahnya pada saat-saat diperlukan," ucapnya.
Editor: Donald Karouw