Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tukang Cilor dari Garut Minta Tanda Tangan dan Curhat soal Jalan Rusak ke Dedi Mulyadi
Advertisement . Scroll to see content

Mang Ganda Ngaku Tobat, Dedi Mulyadi: Orang Lembur mah Jangan Dagang Ciu

Rabu, 02 Maret 2022 - 11:57:00 WIB
Mang Ganda Ngaku Tobat, Dedi Mulyadi: Orang Lembur mah Jangan Dagang Ciu
Dedi Mulyadi berbincang dengan Mang Ganda, eks pedagang ciu. Mang Ganda mengaku tobat dan tak mau lagi berdagang ciu. (Foto: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

Kang Dedi Mulyadi mengatakan, kini kasus Mang Ganda telah ditangani oleh aparat Polres Purwakarta. Sosok Abang yang dimaksud rupanya seseorang yang meneruskan usaha milik oknum TNI, saat ini telah pindah.

“Si Abang itu sudah tidak akan berani lagi datang ke sini. Orang lembur mah jangan dagang ciu. Orang lembur mah dagang cingcau, cendol atau lahang. Sok rupa-rupa wae,” kata Kang Dedi.

Eks Bupati Purwakarta dua periode ini mengaku tak habis pikir dengan Mang Ganda yang telah menjual ribuan botol ciu kepada warga desa. “Pasti itu (miras) menyebabkan ada yang sakit, ada yang bertengkar bisa saling bacok, bisa jadi perkosaan. Bagaimana kalau ada karma ke diri sendiri?” ujarnya.

Belum lagi, tutur Kang Dedi, jika terjadi kasus seperti korban meninggal dunia pasti yang terkena dampak adalah pedagang pengecer seperti Mang Ganda. Sebab dari sejumlah kasus penjualan miras, ciu atau obat terlarang adalah sistem putus. Sehingga bos atau bandar miras, sulit terungkap.

Berjualan minuman keras, memang menguntungkan. Hanya bahan etanol dicampur air putih lantas dijual mudah membuat orang kaya. Setiap hari bisa terjual ribuan botol. Tetapi, menghancurkan masa depan banyak orang, melahirkan kejahatan, dan problem lingkungan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut