Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran
Advertisement . Scroll to see content

Majikan Tak Sanggup Bayar Gaji, TKI asal Indramayu 12 Tahun Tertahan di Arab Saudi

Selasa, 03 Agustus 2021 - 19:48:00 WIB
Majikan Tak Sanggup Bayar Gaji, TKI asal Indramayu 12 Tahun Tertahan di Arab Saudi
Yati Kusniyawati, TKI asal Indramayu tertahan selama 12 tahun di Arab Saudi lantaran gajinya tidak dibayar oleh majikan. (Foto: Ilustrasi/AFP)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Sungguh miris nasib Yati Kusniyawati (34). Pekerja migran atau tenaga kerja Indonsia (TKI) asal Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat itu selama 12 tahun berada di Arab Saudi dan tak bisa pulang karena gajinya selama bekerja tidak dibayar oleh majikan.

Yati berangkat ke Arab Saudi dengan niat memperbaiki nasib. Pada 2009 atau 12 tahun silam, dia terbang ke negeri unta melalui perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI), PT Pratama Lahji Mandiri. Di Arab Saudi, Yati bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu Juwarih mengatakan, kisah tentang nasib Yati Kusniyawati viral di media sosial. "Kisah Yati Kusniyawati viral di media sosial. Keluarga sudah membuat pengaduan kepada kami," kata Juwarih, Rabu (28/7/2021). 

Juwarih menyatakan, di Arab Saudi, Yati diimingi-imingi gaji sebesar 800 riyal per bulan oleh majikan. Namun, majikannya tak tak sanggup membayar gaji yang sudah disepakati itu. Mereka hanya sanggup membayar gaji pada 1 tahun pertama. 

Sisanya, selama 11 tahun, gaji Yati Kusniyawati belum dibayarkan. Sang majikan tak mampu membayar karena hanya berprofesi guru. "Jika dijumlah secara keseluruhan dalam bentuk rupiah, gaji Yati Kusniyawati yang belum dibayarkan selama 11 tahun sebesar Rp400 juta lebih," ujar Juwarih.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut