Majalengka Dilanda Bencana Longsor dan Banjir, Ratusan Warga Terisolasi
"Bencana alam tanah longsor dan banjir serentak terjadi di tiga kecamatan. Tadi malam (Rabu 8/12/2021) kami belum bisa masuk ke lokasi bencana karena masih ada timbunan material longsor," kata Kasi Kedaruratan BPBD Majalengka.
Reza Permana menyatakan, petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan Pemadam Kebakaran Majalengka masih melakukan pendataan jumlah bencana alam yang terjadi bersamaan akibat cuaca ekstrem.
Sementara itu, ruas jalan yang menghubungkan Desa Sukamenak dan Haurgeulis, Kecamatan Bantarujeg terputus. Informasi yang diterima MPI Rabu (8/12/2021) malam, bencana tanah longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan itu selama 5 jam dari Rabu sore hingga malam. Akibatnya, terjadi longsoran pada tebing dengan panjang sekitar 20 meter.
"Akses jalan Sukamenak ke Haurgelis dan sebaliknya tertutup. Motor pun tidak bisa lewat," demikian isi chat berantai yang diterima MPI.
Selain menutup jalan longsor juga menimpa satu unit rumah dan 1 heleran (penggilingan padi) serta 5 motor yang ada di dalamnya. Beruntung, musibah itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa.