Luruskan Hari Jadi KBB 2 Januari, Tokoh Pemekaran Protes Keras Pemkab
BANDUNG BARAT, iNews.id - Sejumlah tokoh pemekaran yang juga pelaku sejarah terbentuknya Kabupaten Bandung Barat (KBB) sebagai daerah otonomi melayangkan protes keras ke Pemda KBB. Mereka berusaha meluruskan sejarah bahwa 2 Januari merupakan hari sakral terbentuknya KBB, bukan 19 Juni yang selama ini selalu diperingati sebagai HUT KBB.
"Hari lahir KBB itu 2 Januari 2007 bukan 19 Juni 2007. Acuannya adalah lahirnya UU No 12 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Bandung Barat," kata tokoh pendiri KBB yang juga Dewan Penasehat Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB) Panji Tirtayasa, Senin (3/1/2022).
Berkaca dari hal tersebut, Panji Tirtayasa bersama tokoh pemekaran dan para pelaku sejarah yang tergabung dalam P4KBB melakukan inisiatif memperingati Hari Lahir UU 12 Tahun 2007 yang jatuh 2 Januari. Hal itu sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah para pejuang pemekaran yang sebagain di antaranya sudah meninggal dunia.
Menurut Panji, sebuah kekeliruan besar ketika Pemda KBB memperingati HUT KBB setiap 19 Juni. Sebab tanggal itu adalah hari terbentuknya pemerintah di KBB yang saat itu Pjs Bupati Tjatja Kuswara dilantik. Sementara terbentuk atau lahirnya KBB berdasarkan UU No 12 Tahun 2007 adalah 2 Januari.
"Analoginya seperti ini. Kalau kita punya anak, maka ulang tahunnya saat anak itu dilahirkan sesuai akta kelahiran, bukan pada saat tanggal di mana anak tersebut dikhitan. Makanya saya sarankan ke eksekutif dan legislatif di KBB akan mengembalikan fakta sejarah, bahwa HUT KBB adalah 2 Januari bukan 19 Juni," ujar Panji Tirtayasa.