Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 22 Pelajar di Tasikmalaya Tertipu Modus Pembuatan Rekening Bank untuk Game Online
Advertisement . Scroll to see content

Korban Penipuan Rekening Bank dan Kartu ATM untuk Judi Online di Tasikmalaya Jadi 48 Orang

Sabtu, 08 Januari 2022 - 08:51:00 WIB
Korban Penipuan Rekening Bank dan Kartu ATM untuk Judi Online  di Tasikmalaya Jadi 48 Orang
Para korban penipuan pembuatan buku rekening bank dan ATM melapor ke Polsek Cihideung, Kota Tasikmalaya. (Foto: iNews/ASEP JUHARIYONO)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut para korban, pembuatan buku tabungan tersebut sudah berlangsung sejak bulan Oktober 2020 lalu. Setiap orang diminta untuk membuka rekening baru antara satu bank hingga tiga bank yang berbeda. 

Salah seorang korban, Mita Aprilianti (18), warga Kecamatan Kawalu mengaku bersama puluhan remaja lainnya diminta oleh tetangganya berinisial R (35) untuk membuat buku rekening baru bersama ATM. 

"Kemudian diberi uang Rp200.000 dan diantar ke bank untuk buat rekening baru. Setelah buku tabungan dan ATM jadi langsung dibawa oleh pelaku. Saya sendiri membuat tiga rekening di bank yang berbeda-beda," kata Mita. 

Sementara menurut Dani (18), warga Kecamatan Mangkubumi, pelaku merupakan pendatang yang nikah dengan warga setempat. Dia diajak oleh adik ipar terlapor untuk membuat buku rekening baru dan dikasih uang Rp200.000. "Sama, setelah buku rekening dan ATM jadi langsung dibawa," ujarnya.

Di bagian lain, Kanit Reskrim Polsek Cihideung, Iptu Ruhana Efendi, jumlah korban berdasarkan menurut keterangan korban yang melapor ada 22 orang. "Karena kawatir disalahgunakan, kami masih menyelidiki terkait kasus dugaan penipuan ini," kata Ruhana.

Berdasarkan keterangan para korban, diduga buku renening bank dan ATM para korban tersebut digunakan untuk transaksi judi online.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut