Kisah Salakanagara, Kerajaan Tertua yang Disebut Cikal Bakal Sunda
Setelah itu berturut-turut yang menjadi raja Singhasagara Bhimasatyawirya (Dewawarman III) memerintah tahun 195-238. Kemudian Sang Prabhu Dharmasatyanagara (Dewawarman IV), menantu Dewawarman III (238-52).
Lalu Sang Prabhu Amatya Sarwajala Dharmasatya Jayawarunadewa (Dewawarman V), menantu Dewawarman IV (252-89). Selanjutnya Sang Prabhu Ghanayanadewa Linggabhumi (Dewawarman VI), anak Dewawarman V (289-308).
Kemudian Sang Prabhu Bhimadigwijaya Satyaganapati (Dewawarman VII), anak Dewawarman VI (308-40) dan Sang Prabhu Dharmawirya Sakalabhuwana (Dewawarman VIII), menantu Dewawarman VII (340-63).
Dewawarman VII itulah yang mengganti nama kerajaan menjadi Tarumanagara. Pusat pemerintahan dipindahkan ke Jayasinghapura yang sudah berkembang menjadi kota besar.
Setelah Kerajaan arumanagara, nama-nama raja yang terdapat dalam prasasti-prasasti pun tercantum. Rajadhirajaguru atau Jayasingawarman Gurudharmapurusa misalnya, disebutkan menjadi raja dan pemimpin agama.