Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Video Ini Kado Akhir Tahun Mensos Risma untuk Balita Penderita Hidrosefalus di Purwakarta
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pilu Anggota Linmas di Purwakarta, Nunggak BPJS saat Anak Idap Hidrosefalus 

Senin, 03 Januari 2022 - 18:45:00 WIB
Kisah Pilu Anggota Linmas di Purwakarta, Nunggak BPJS saat Anak Idap Hidrosefalus 
Seorang anggota Linmas di Purwakarta harus menanggung secara mandiri untuk pengobatan anaknya yang mengidap hidrosefalus. (Foto: iNews.id/Didin Jalaludin)
Advertisement . Scroll to see content

Anak bayinya itu menurut Ali diketahui menderita penyakit hidrosefalus sejak usia 2,5 bulan. Dia sebelumnya berobat ke RSUD Bayu Asih. Dari rumah sakit milik Pemkab Purwakarta itu kemudian berlanjut untuk berobat ke tiga rumah sakit swasta, termasuk ke Rumah Sakit Siloam.

"Saat saya datang ke RS Siloam ini BPJS-nya nunggak tiga bulan. Saya harus bayar sekitar Rp1,5 jutaan, itu sudah termasuk denda. Kalau gak saya harus bayar sekitar Rp40 jutaan. Jadi saya cari pinjaman untuk bayar tunggakan BPJS ini. Sekarang yang saya pikirkan biaya sehari-hari di rumah sakit. Saya sudah 20 hari di sini butuh biaya yang lumayan," kata Ali.

Sementara Ali mengaku dari profesinya sebagai Linmas hanya mendapat gaji Rp400.000 per bulan. Bagi Ali biaya untuk mengobati anaknya yang harus membayar BPJS Kesehatan secara mandiri sekitar 175.000 lumayan berat. Terlebih untuk kebutuhan sehari-hari saja gaji dari seorang Linmas tidaklah cukup. Namun untungnya dia dan istrinya memiliki warung sembako kecil di tempat tinggalnya. 

"Meskipun hasil dari warung tidak besar, tapi setidaknya warung tersebut bisa menambah penghasilan keluarga,"ujar Ali.

Hingga saat ini belum mendapat tanggapan resmi dari pemerintah setempat, atau pun pihak berwenang lainnya soal program kesehatan gratis yang dinilai belum merata. 

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut