Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Video Ini Kado Akhir Tahun Mensos Risma untuk Balita Penderita Hidrosefalus di Purwakarta
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pilu Anggota Linmas di Purwakarta, Nunggak BPJS saat Anak Idap Hidrosefalus 

Senin, 03 Januari 2022 - 18:45:00 WIB
Kisah Pilu Anggota Linmas di Purwakarta, Nunggak BPJS saat Anak Idap Hidrosefalus 
Seorang anggota Linmas di Purwakarta harus menanggung secara mandiri untuk pengobatan anaknya yang mengidap hidrosefalus. (Foto: iNews.id/Didin Jalaludin)
Advertisement . Scroll to see content

PURWAKARTA, iNews.id - Siang itu, Nova Maulana Siddiq hanya bisa menangis menahan rasa sakit, bayi berusia 13 bulan ini kepalanya membesar. Sambil tergolek di kasur sebuah kamar perawatan kelas III Rumah Sakit Siloam Purwakarta, bayi tersebut tampak lemah.

Putra keempat pasangan Ali Jaffar Siddiq (45) dan Tinah (38) warga Kampung Genggereng RT 06/03 Desa Salem, Kecamatan Pondok Salam, Kabupaten Purwakarta ini menderita hidrosefalus.

"Sudah 20 hari anak saya di sini. Dokter belum bisa membolehkan pulang," kata ayah kandungnya, Ali Jaffar Siddiq, Senin (3/1/2022).

Ali yang berprofesi sebagai anggota Linmas ini mengaku menunggak iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan selama tiga bulan. Ali yang tergolong dari keluarga tak mampu ini tidak ter-cover program kesehatan gratis melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)/Kartu Indonesia Sehat (KIS). Saat ini Ali membayar BPJS Kesehatan secara mandiri demi mengobati anak bungsunya yang mengidap penyakit berat tersebut.

"Saya sudah minta ke pihak desa agar anak saya bisa di-cover program kesehatan gratis itu, tapi tidak bisa. Jadi ya mau gimana lagi. Dari sejak lahir saya mengobati anak saya yang bungsu ini bayar mandiri aja. Tapi ya begini kalau gak ada uang saya nunggak (bayar BPJS Kesehatan). Untuk yang sekarang saja harus bayar denda BPJS-nya nunggak tiga bulan," tutur Ali.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut