Kisah Pekerjaan Unik Jadi Pacar Sewaan di Kota Bandung
Bahkan, Raelyn mengaku, pernah mendapatkan klien yang meminta menjadi pacar sewaan hingga sebulan. Dari pacar sewaan online hingga ofline untuk menemani klien nonton, dan aktivitas pacaran umumnya, namun tidak sampai mengarah ke berhubungan seks.
“Jadi paling lama sejauh ini sih seminggu, tapi ada juga yang sebulan. Offdate kayak pacaran biasa, nonton. Kalau di agensi saya nggak boleh pelukan. Karena takutnya kenapa-kenapa aja. Paling nyender dari samping. Pegangan tangan, cium tangan boleh,” ungkapnya.
Tak hanya menemukan hal-hal unik ketika berprofesi menjadi talent pacar sewaan. Baik Sam dan Raelyn juga mengaku harus profesional dalam menjalankan profesinya. Khususnya, harus membentengi diri dari persoalan baper alias terbawa perasaan.
Ya, bukan tidak mungkin hal tersebut bisa terjadi. Apalagi, tidak ada yang tahu tentang isi hati manusia yang pada dasarnya diciptakan dengan perasaan. Terlebih, Tuhan maha membolak-balikan hati manusia.
“Sejauh ini sih nggak ada yang sesuai kriteria ya (baper). Terus kalau pun misalnya ketemu yang sesuai kriteria, ya ini kan profesional aja. Kan nggak cuma talent yang harus professional, tapi kliennya juga harus professional, harus tau kalau ini rental,” tutur Raelyn.