Kisah Bocah Perempuan di Subang Terpaksa Berhenti Sekolah demi Hidupi Nenek
Anih memiliki keinginan bertemu dengan bapaknya Ujang Rofandi yang tinggal di Citeko, Plered, Purwakarta. “Pingin ketemu,” tutur dia.
“Nanti kita cari bapaknya, nanti saya telepon Pak Kades Citeko untuk tolong carikan, nanti kalau sudah ketemu kita ke sana,” kata Kang Dedi.
Encum, ibu kandung Anih, mengatakan, sejak menikah, ikut dengan suami baru di Bekasi. Sedangkan Anih tinggal berdua dengan neneknya. Anih sejak dulu dikenal baik.
Bahkan tak pernah menyusahkan orang tua karena sudah belajar hidup prihatin sejak kecil. “Anaknya (Anih) memang tidak pernah menyusahkan, kalau diberi uang juga suka dikumpulin,” kata Encum berlinang air mata.
Encum mengatakan, meski sudah lama berpisah dengan mantan suami tapi dia tak pernah mengajarkan Anih untuk benci. Dia selalu mengingatkan untuk selalu sayang walaupun kurang perhatian dari bapaknya.
Pertemuan antara Encum dan Anih disaksikan oleh sejumlah emak-emak warga Ciasem Baru. Suasana haru terjadi. Warga ikut menangis mendengar kisah perjuangan hidup Anih hingga kini merintis usaha yang lebih baik untuk kehidupannya.
Editor: Agus Warsudi