Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ridwan Kamil Ngopi Santai dengan Agung Laksono, Sinyal Gabung Golkar?
Advertisement . Scroll to see content

KIB: Jangan Ada Lagi Politik Identitas, Akhiri Narasi Cebong-Kampret pada Pemilu 2024

Jumat, 30 September 2022 - 19:26:00 WIB
KIB: Jangan Ada Lagi Politik Identitas, Akhiri Narasi Cebong-Kampret pada Pemilu 2024
Para ketua partai politik anggota KIB hadir dalam diskusi bertajuk "Membaca Arah Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Menjelang 2024" di Cafe Kapulaga, Jalan Dayang Sumbi, Kota Bandung, Jumat (30/9/2022). (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

Kang Ace juga menepis analisis beberapa kalangan yang menyebut KIB akan bubar ketika Ketua Umum DPP PPP Suharso Manoarfa dilengserkan. "Perlu diketahui Ketum DPP PPP sekarang Pa Mardiono adalah LO (Liaison Officer) yang sedari awal menggodok pembentukan KIB. Beliau terlibat sejak awal," ujar Kang Ace.

Ketiga parpol mulai di tingkat pusat hingga akar rumput berupaya agar koalisi ini bertahan hingga Pilpres mendatang. "Saya bisa katakan, dalam beberapa waktu ke depan, bisa jadi ada satu-dua partai lagi yang akan bergabung dalam koalisi ini," kata Kang Ace.

Pernyataan Ace ini, untuk menjawab keraguan sebagian kalangan, bahwa KIB akan prematur dan bubar sebelum Pilpres dan Pileg mendatang. Sejumlah jurnalis pun menanyakan hal itu, dalam diskusi.

Pernyataan senada disampaikan Sekretaris DPW PAN Jabar M Hasballah. "Saya kebetulan baru saja bertemu Ketum PAN. Kita diskusi panjang, dan meyakini, KIB tak akan prematur," kata Sekretaris DPW PAN Jabar.

PAN, ujar M Hasballah, optimistis bersama dalam KIB menjadikan partai ini lebih kuat. "Percayalah, jika kami berjalan sendiri-sendiri, kami tak akan sekuat sekarang. KIB tak akan ribut atau mendikotomikan figur capres. Betul, bahwa figur penting, tapi itu akan dipilih nanti," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut