Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Milenial Jatim Favoritkan Prabowo, Risma dan Ganjar Jadi Capres, Anies di Bawah 3 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Kiai NU se-Priangan Timur Deklarasikan Muhaimin for Presiden

Kamis, 29 April 2021 - 13:10:00 WIB
Kiai NU se-Priangan Timur Deklarasikan Muhaimin for Presiden
Kiai NU se-Priangan Timur daulat Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar untuk maju menjadi calon presiden di 2024 mendatang. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

TASIKMALAYA, iNews.id – Para kiai Nahdlatul Ulama (NU) dan tokoh masyarakat sipil se-Priangan Timur menginginkan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar maju sebagai calon presiden (capres). Bahkan keinginan dan dukungan tersebut sempat dideklarasikan disela-sela sosialisasi Empat Pilar di Graha PCNU Kota Tasikmalaya, Rabu (28/4/2021) malam.

Mereka yang mendaulat Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI atau Cak Imin untuk jadi capres 2024, berasal dari Sumedang, Garut, Tasikmalaya dan Ciamis, Jawa Barat

Disela Sosialisasi Empat Pilar Bersama Koalisi Masyarakat Sipil se-Tasikmalaya itu, deklarasi dukungan ditandai dengan pemukulan gong dimulainya kebangkitan kepemimpinan nasional Muhaimin for Presiden.

Sebelum dilakukan pemukulan gong, dikumandangkan lagu Syuhbanul Wathon bersama-sama. Seusai sosialisasi Empat Pilar, background panggung diganti gambar Gus AMI dengan tulisan, ”Rebut Kepemimpinan Nasional untuk Kebangkitan Bangsa”. 
 
”Dalam memilih pemimpin itu seharusnya pemimpin yang bertaqwa. Kalau saya tafsirkan itu seharusnya pemimpin (Presiden) itu NU. Mengapa tidak berani mendeklarasikan Pak Muhaimin Iskandar yang jelas beliau PKB, yang jelas beliau NU,” ujar Ketua PCNU Kota Tasikmalaya KH Ate Musodik.

Dikatakan Kiai Ate, NU yang sudah berusia hampir satu abad, seharusnya sudah bisa mengusung kadernya sebagai Presiden atau gubernur. ”Bayangkan Anies Baswedan saja yang bukan NU, berani jadi gubernur. Ridwan Kamil anak siapa, bukan NU, bukan Muhammadiyah, bukan ormas, bukan orang partai, diam saja mau jadi gubernur, jadi. Kita (NU) sebagai pemilik Republik, yang membikin Pancasila, UUD, Resolusi Jihad, tapi tidak punya presiden,” katanya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut