Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Peternak di KBB Minta Vaksinasi PMK Dikebut agar Tak Banyak Ternak Sapi Mati
Advertisement . Scroll to see content

Kenali Wabah PMK dan Simak Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban

Senin, 27 Juni 2022 - 07:48:00 WIB
Kenali Wabah PMK dan Simak Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban
Pedagang menjamin hewan kurban yang dijual bebas dari PMK. (FOTO: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

"Jika aman untuk dikonsumsi, apakah untuk semua bagian hewan tersebut atau ada saran prosedur yang aman untuk dilakukan? Ketiga, secara hukum agama, apakah hewan yang terkena PMK hukumnya sah untuk dijadikan hewan kurban?" ujar drh Afrida. 

Terkait pertanyaan pertama, apakah PMK pada hewan kurban dapat menularkan penyakitnya ke manusia? Afrida menegaskan bahwa PMK tidak menular dari hewan ke manusia. PMK pada hewan bukanlah termasuk penyakit zoonosis, seperti anthrax, rabies, dan toxoplasma. 

"PMK yang menjangkiti hewan hanya dapat menularkan penyakit itu ke hewan lain. Lebih spesifik, penyakit ini menular antarhewan ternak berkuku genap/belah yang peka. Kelompok hewan tersebut mudah terjangkit penyakit PMK," tegasnya. 

Mengacu pada hal tersebut, dapat dipahami, bahaya wabah PMK ini salah satunya akan berpengaruh secara ekonomi terhadap perdagangan hewan ternak yang disebabkan kematian, produksi susu menurun, atau berat daging berkurang signifikan. Bagi masyarakat yang ingin berkurban, tidak perlu khawatir tertular PMK dari hewan yang dibeli. 

Khusus bagi panitia kurban, perlu memperhatikan asal-usul hewan ternak yang disembelih. Apakah berasal dari daerah wabah atau bukan. Kemudian, tata laksana atau tata cara penyembelihan dan pemotongan daging tidak menyebabkan darah atau sisa bahan lain ikut mengalir di selokan sehingga berpotensi diminum ternak lain karena akan menyebabkan PMK makin tersebar luas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut