Kasus keluarga inses di Sukabumi ini terungkap setelah penemuan mayat NP di Sungai Cimandiri, Kampung Wangun Reja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Minggu (22/9/2019). Polisi yang menemukan kejanggalan mengungkap fakta anggota keluarga korban terlibat dalam pembunuhan.
Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengungkap, kronologi awal terjadi saat RD mencabuli NP yang baru habis mandi di rumah. Tak lama kakaknya RG datang. Keduanya pun bergantian menyetubuhi korban.
Kemudian ibu mereka SR tiba di rumah. Dia hanya diam saat melihat kedua anaknya mencabuli NP. Namun ditengarai merasa kesal dan cemburu, dia mencekik korban hingga tak berdaya saat disetubui RG. Kemudian SR berhubungan badan dengan anaknya RG di dekat tubuh NP yang sudah meninggal.
Setelah itu, SR menyuruh kedua anaknya untuk menghilangkan jejak. Mereka pun membuang tubuh NP di Sungai Cimandiri yang akhirnya ditemukan warga.
“Hubungan asmara ini sangat biadab. Terjadi antara ibu dan anak, serta kakak dan adik tiri hingga berujung pembunuhan,” ujarnya.
Dalam pengakuannya, tersangka RG dan RD kesal lantaran korban yang masih anak-anak kerap meminta uang. Kasus ini masih ditangani Mapolres Sukabumi dan ketiga pelakunya telah ditahan.
“Untuk dua tersangka ini berbuat cabul karena pengaruh sering menonton film porno dan berfantas. Kami akan tes kejiwaan ketiganya, khususnya SR,” kata Kapolres.
Editor: Donald Karouw