Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Puluhan Komunitas Muslim Bakal Gelar Pertemuan di Bandung, Agenda Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Penyekapan dan Penjualan ABG Bandung, Perempuan Ini Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 06 Juli 2022 - 14:12:00 WIB
Kasus Penyekapan dan Penjualan ABG Bandung, Perempuan Ini Dituntut 2,5 Tahun Penjara
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung menunjukkan barang bukti kasus pemerkosaan dan penjualan gadis 14 tahun di Bandung via MiChat. (Foto: iNews.id/AGUS WARSUDI)
Advertisement . Scroll to see content

Berdasarkan surat dakwaan yang diterima wartawan, SVN didakwa melakukan eksploitasi terhadap korban. Aksi jahat itu dilakukan bersama dua terdakwa pria dewasa. Mereka bersepakat mengeksplotasi korban dengan menjual melalui aplikasi MiChat. Terdakwa berperan mencari lokasi setelah mendapatkan pelanggan. 

Dadang Sukmawijaya kuasa hukum SVN mengatakan, keberatan dengan tuntutan jaksa. Sebab, dalam kasus ini, SVN juga menjadi korban. "Melihat dari tuntutan itu, tentu kami tidak sependapat dengan JPU. Di mana anak ini (SVN) memang seharusnya menjadi korban, bukan diikutsertakan sebagai pelaku," kata Dadang Sukmawijaya. 

Saat dugaan eksploitasi itu terjadi, ujar Dadang Sukmawijaya, terdakwa SVN ini tidak tahu menahu. Dia hanya diminta oleh dua terdakwa dewasa lain untuk membantu. "Kejadian (penyekapan dan penjualan ABG) bukan keinginan yang bersangkutan (terdakwa). Melainkan itu keinginan dari pelaku dewasa (dua pria)," ujar Dadang. 

Karena itu, tutur Dadang Sukmawijaya, kuasa hukum akan mengajukan pembelaan. Pembacaan pembelaan atau pleidoi akan dilakukan dalam sidang pekan depan. 

Diketahui, kronologi lengkap dari awal hingga korban diperkosa, disekap, dan  dijual via MiChat. Kronologi lengkap itu berdasarkan hasil berita acara pemeriksaan (BAP) korban dan pelaku.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut