Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit
Advertisement . Scroll to see content

Kasus 6 Oknum TNI AL di Purwakarta, Keluarga Korban Pembunuhan Jalani Pemeriksaan

Rabu, 28 Juli 2021 - 21:45:00 WIB
Kasus 6 Oknum TNI AL di Purwakarta, Keluarga Korban Pembunuhan Jalani Pemeriksaan
Keluarga korban pembunuhan menangis histeris mengingat Toni meninggal secara tragis dianiaya oleh enam oknum TNI AL. (Foto: iNews/Irwan)
Advertisement . Scroll to see content

Rina tidak bisa menerima kepergian suaminya dengan cara dianiaya oleh enam oknum tentara. Terlebih lagi suaminya dituduh mencuri mobil. "Saya meminta pemerintah dan penegak hukum bisa memenuhi rasa keadilan keluarga dalam perkara pembunuhan suami saya," kata Rina Regina Sihombing.

Charles Situmorang, kuasa hukum korban mengatakan, kedatangan keluarga Toni dan korban selamat atas nama Ade Mustofa ke Polres Purwakarta untuk menjalani pemeriksaan tambahan.

Kuasa hukum juga menyanyangkan pihak TNI AL yang mengeluarkan penyataan bahwa korban Toni sebagai pencuri mobil. "Sebab, hingga kini belum ada proses hukum maupun bukti-bukti yang mengarah ke sana (dugaan pencurian mobil)," kata Charles.

Sementara, Ade Mustofa, korban penculikan mengatakan, dijemput orang tak dikenal di rumahnya. Kemudian, di sebuah tempat dksiksa agar mengakui telah menggelapkan mobil milik Rasta. "Meski tak melalukan, namun agar selamat, saya akhirnya terpaksa mengakui," kata Ade Mustofa.

Diketahui, peristiwa berawal ketika mobil pikap milik Rasta, seorang pengusaha kolam jaring apung ikan di Waduk Jatiluhur, hilang. Ketika itu mobil pikap dipakai oleh Ade Mustofa, sopir terangka Rasta pada Januari 2021 lalu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut