Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diduga Dianiaya Oknum Senior, Santri Ponpes Al Ikhlas Kuningan Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Kapolres Kuningan Temui Keluarga Santri Korban Penganiayaan di Ponpes, Pastikan Kasus Diusut

Rabu, 23 November 2022 - 09:44:00 WIB
Kapolres Kuningan Temui Keluarga Santri Korban Penganiayaan di Ponpes, Pastikan Kasus Diusut
Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda menemui keluarga santri yang tewas diduga akibat dianiaya senior. AKBP Dhany Aryanda memastikan kasus diusut tuntas. (FOTO: YUDI SUDIRMAN)
Advertisement . Scroll to see content

“Sejauh ini kami masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan dari saksi-saksi supaya kami tidak hanya menduga-duga apa yang terjadi, dan mengetahui secara pasti kejadian sebenarnya sehingga ada korban. Kami akan memastikan setelah melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan dari saksi-saksi,” ujar AKBP Dhany Aryanda.

Kapolres Kuningan menuturkan, ketiga terduga pelaku sudah diamankan. Penanganan perkara ini melibatkan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kuningan untuk pendampingan. Sebab, para pelaku masih di bawah umur. "Penyidik juga akan meminta keterangan dari pihak sekolah dan yayasan," tutur Kapolres Kuningan.

Sedangkan untuk hasil visum, Dhany mengaku, masih menunggu dari rumah sakit yang memeriksa korban. Polres Kuningan juga koordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara Losarang Indramayu untuk mengirimkan dokter forensik. 

"Mereka akan melaksanakan proses autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban," ucap AKBP Dhany Aryanda. 

Diberitakan sebelumnya, Dezan Lutfi Abdullah (15), santri kelas 8 MTs Pondok Pesantren Al Ikhlas, Desa Jambar, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, diduga dianiaya seniornya hingga tewas, Minggu (20/11/2022), sekitar pukul 21.48 WIB. Korban sempat dirujuk ke RSUD 45 Kuningan, namun akhirnya meninggal dunia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut