Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bentrok Suporter usai Laga Persija vs Persib di Bogor dan Sukabumi, Ini Kata Kapolda Jabar
Advertisement . Scroll to see content

Kapolda Jabar: Korban Tewas Miras Oplosan Bertambah Jadi 45 Orang

Selasa, 10 April 2018 - 12:11:00 WIB
Kapolda Jabar: Korban Tewas Miras Oplosan Bertambah Jadi 45 Orang
Kapolda Jawa barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, saat gelar perkara miras oplosan. (Foto: iNews/Mujib Prayitno)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Data terbaru dibeberkan Kapolda Jawa barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyangkut kasus minuman keras (miras) oplosan. Hingga Selasa (10/4/2018), sudah ada 45 warga yang dilaporkan tewas akibat mengonsumsi miras oplosan. Para warga itu berasal dari tiga wilayah, yakni Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kabupaten Sukabumi.

"Saya prihatin dengan kasus ini. Laporan satu jam terakhir korban miras bertambah menjadi 45 orang yang terjadi di tiga wilayah," kata Irjen Pol Agung Budi Maryoto, seusai kegiatan silaturahmi bersama empat pasangan calon gubernur Jabar di Cafe Atmosfer, di Jalan Lenggkong Besar, Kota Bandung, Selasa (10/4/2018) siang.

Dia mengatakan, korban miras tersebut setelah mereka mencampur sendiri minuman oplosan. Namun, ada juga beberapa yang sudah membeli miras dengan kondisi sudah dioplos atau dicampur. Para korban diduga mengalami keracunan miras setelah membeli minuman dari seorang penjual.

"Lokasi kios dan penjual miras di tiga daerah itu sudah kami amankan. Baik di Cicalengka, Kota Bandung, dan Sukabumi," ujarnya.

Dia menjelaskan, kepolisian masih terus mengembangkan kasus tragedi miras yang mengakibatkan 45 orang tewas. Kepolisian juga telah mengambil sampel urine dan darah dari korban tewas, serta sisa minuman untuk diperiksa di Labfor forensik Mabes Polri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut