Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Berapa Nomor WA Pak Purbaya? Berikut Info Resmi dan Cara Menghubunginya
Advertisement . Scroll to see content

Kanal Lapor Pak Purbaya Banjir Aduan Warga, Ini Kasus Paling Menonjol

Jumat, 17 Oktober 2025 - 23:45:00 WIB
Kanal Lapor Pak Purbaya Banjir Aduan Warga, Ini Kasus Paling Menonjol
Lapor Pak Purbaya, Bisa Ngadu Masalah Pajak dan Bea Cukai Lewat WA
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kanal Lapor Pak Purbaya yang diluncurkan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dibanjiri aduan warga. Dalam dua hari pertama, jumlah laporan yang diterima terbilang sangat tinggi mencapai 15.933 WA (WhatsApp).

Salah satu laporan berasal dari seorang whistleblower yang mengungkap perilaku tidak pantas seorang pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pegawai tersebut dilaporkan rutin nongkrong di gerai kopi Starbucks dengan mengenakan seragam dinas.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa pegawai tersebut kerap berbicara lantang mengenai urusan bisnis pribadi, khususnya soal pengiriman mobil.

"Ada yang lapor petugas Bea Cukai nongkrong di Starbucks, buka laptop tiap hari, yang dibicarakan bisnis aset gimana mengamankan aset baru, dapat kiriman mobil gimana jualnya, mohon ditindak. Saya wiraswasta risih lihatnya ngomong berisik, tiap hari pakai baju Bea Cukai," ujar Purbaya saat membacakan laporan tersebut pada Jumat (17/10/2025).

Menanggapi aduan tersebut, Purbaya menegaskan segera menindak tegas pegawai yang bersangkutan. "Ini akan kami tindak ya," katanya.

Dia juga mengingatkan, seluruh pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk tidak menghabiskan waktu di kafe saat jam kerja, terlebih jika masih mengenakan seragam dinas.

Purbaya menegaskan, pelanggaran semacam itu bisa berujung pada sanksi berat, termasuk pemecatan. "Bilang, hari Senin kalau ada yang begini lagi akan saya pecat, saya persulit. Masa nongkrong di Starbucks pakai seragam," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut