Jerit Hati Nakes Covid-19 di RSHS Bandung, Keluarga Cemas dan Kehilangan Rekan Kerja
Padahal, partner kerjanya itu telah bersama, melayani masyarakat selama puluhan tahun di RSHS Bandung. Budi dan temannya, adalah perawat di ruang isolasi Gedung Kemuning RSHS. Gedung ini menjadi bangunan isolasi untuk pasien yang terpapar virus menular.
Bahkan, teman kerja sesama nakes itu saat itu sedang dalam kondisi hamil. "Saya kehilangan rekan kerja saya. Ibaratnya saya rawat dia sampai meninggal dunia. Walaupun bukan saudara, tapi saya sangat kehilangan, karena puluhan tahun bersama," ujar Budi yang sudah bekerja di RSHS selama 16 tahun.
Tak hanya kehilangan teman kerja terdekat, dia pun termasuk nakes yang juga pernah terpapar Covid-19. Namun, karena sudah menjadi tanggung jawab pekerjaannya, dia tetap harus kembali berjibaku dengan para pengidap virus mematikan itu.
Tak hanya dia yang cemas, pihak keluarga juga termasuk yang cukup khawatir akan pekerjaannya itu. Apalagi, saat itu ketakutan masyarakat akan virus corona masih cukup besar. Sehingga mempengaruhi keluarga, anak dan istrinya.
"Pertama cerita ke keluarga, pasti mereka khawatir dan kaget. Bahkan mereka bertanya kenapa harus saya. Tapi saat itu saya jelaskan, kalau bukan kita siapa lagi yang menolong para pasien Covid-19," tutur Budi.
Saat ini, dia pun mengaku gak hanya merawat pasien dari kalangan masyarakat umum. Tetapi dia juga merawat dokter spesialis di RSHS. Pasien dari kalangan nakes ini membuatnya harus tetap waspada, bahwa virus ini bisa sangat rentan terhadap profesinya.
Editor: Agus Warsudi