Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanah Bergerak, Longsor Susulan Intai Puluhan Warga Gununghalu Bandung Barat
Advertisement . Scroll to see content

Jembatan Montaya yang Dibangun Belanda pada 1901 Kini Milik Masyarakat Umum

Sabtu, 31 Juli 2021 - 08:58:00 WIB
Jembatan Montaya yang Dibangun Belanda pada 1901 Kini Milik Masyarakat Umum
Jembatan Montaya aset PTPN VIII yang dibangun Belanda pada 1901 di Kecamatan Gununghalu, KBB, yang telah rampung direnovasi dengan menggunakan dana CSR, Jumat (30/7/2021). (Foto/MPI/Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Kawasan selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) didominasi dengan perbukitan dan pegunungan yang memiliki udara sejuk. Karenanya sejak zaman Belanda kawasan selatan di KBB dikembangkan menjadi salah satu sentra perkebunan kopi dan teh yang terus lestari hingga kini. 

Salah satunya adalah keberadaan PTPN VIII Montaya yang sebagian wilayahnya berada di Kecamatan Gununghalu. Perkebunan Montaya berdiri tahun 1908 dengan nama pertama kali NV Cultuur My (Belanda). 

Pada 1901, di kawasan tersebut, telah terbangun jembatan yang saat ini masuk Kampung Pasangrahan, Desa Sirnajaya. Jembatan tersebut menjadi penunjang aksesibilitas perkebunan dan akhirnya dikenal dengan sebutan jembatan Montaya. 

Awalnya jembatan itu dibuat dengan bantalan dari kayu dan sempat beberapa kali direnovasi. Terbaru, jembatan yang membelah Sungai Cidadap itu kembali direnovasi dengan program corporate social responsibility (CSR) sehingga menjadi lebih kokoh dan kuat. 

"Fungsi jembatan saat ini untuk akses masyarakat umum dan bukan lagi ekslusif hanya untuk mobilitas kegiatan perkebunan," kata Manajer PTPN VIII Montaya Budi Mulyana seusai meresmikan renovasi jembatan, Jumat (30/7/2021).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut