Jelang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Bio Farma Siapkan Infrastruktur Digital
Dalam proses distribusi vaksin Covid-19, harus memenuhi aspek Good Distribution Practices (GDP), dengan memperhatikan sistem rantai dingin atau cold chain system. Ini untuk menjamin kualitas vaksin tetap terjaga.
Solusi digital yang digunakan dalam proses ini, kita bisa mengetahui secara real time, posisi pada saat pengantaran sistem melaui teknologi Global Positioning System (GPS), dan Freeze Tag untuk pemantauan suhu selama perjalanan dari mulai Bio Farma hingga ke klinik yang terhubung ke command center yang berada di Bio Farma secara real time.
Dari sisi konsumen, mereka bisa melakukan pre-order untuk mendapatkan layanan vaksinasi Covid-19 melalui aplikasi, website ataupun datang langsung ke klinik–klinik yang sudah ditentukan untuk pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 secara mandiri.
Pre-order ini juga dapat berfungsi untuk menghindari penimbunan vaksin Covid-19, sehingga Bio Farma akan mengetahui jumlah permintaan yang sebenarnya untuk vaksin Covid-19 dari suatu wilayah.
“Sebagai contoh, suatu klinik atau tempat pelayanan vaksinasi akan dikirimkan sesuai permintaan yang terdata dari sistem yang diajukan oleh masyarakat melalui pemesanan pre-order. Dengan demikian, potensi untuk pihak–pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menimbun, dapat dihindari,” ujar Ayub.
Tahap terakhir dalam solusi digital yang ditawarkan oleh Bio Farma adalah pelaporan yang mungkin bisa terintegrasi dengan sistem yang lain. Misalkan seseorang sudah divaksin Covid-19, maka dia akan mendapatkan suatu pelaporan atau sertifikat digital, yang mungkin bisa digunakan pada saat dia berpergian dengan menggunakan kereta atau pesawat.
Editor: Agus Warsudi