Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libur Maulid Nabi, Ratusan Kendaraan Padati Tol Cipularang Arah Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Jalur KA di Jeruklegi Cilacap Ambles, Kereta dari Bandung ke Jateng dan Jatim Tertahan

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 14:29:00 WIB
Jalur KA di Jeruklegi Cilacap Ambles, Kereta dari Bandung ke Jateng dan Jatim Tertahan
Perjalanan kereta dari Bandung tujuan Jateng dan Jatim tertahan di Jeruklegi-Kawunganten, Cilacap. (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

"Tentu kami dari PT KAI mohon maaf yang sebesar-besarnya, diakibatkan adanya gangguan alam terhadap operasional perjalanan kereta api. Saat ini kami dari jajaran PT KAI masih berupaya untuk menormalisasi jalur tersebut, kami berharap pekerjaan kami di lokasi bisa cepat selesai dan tentunya operasional kereta api bisa kembali normal," ucapnya.

Untuk mengatasi masalah terhambatnya perjalanan kereta, ujar Kuswardoyo, PT KAI berencana melakukan rekayasa jalur jika petak jalur antara Jeruklegi-Kawunganten yang ambles, belum dapat dilalui kereta api. 

Nantinya, perjalanan kereta api yang harusnya lewat selatan bakal arahkan ke utara Cikampek-Cirebon dan seterusnya. "Kalau memang nanti dirasa lokasi tidak bisa dilalui, kemungkinan kami akan melakukan rekayasa dengan jalan memutar. Itu untuk tujuan ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur, karena kalau ke Jakarta tidak ada kendala," ujar Kuswardoyo.

Rencananya tersebut, tutur dia, bisa saja dibatalkan, jika sudah ada kepastian jalur dapat dilalui dari PT KAI Daop 5. "Saat ini kami pastikan dulu, jam berapa bisa dilewati, seandainya sebelum keberangkatan sudah bisa dilalui, kami tidak akan melakukan rekayasa jalan memutar, tapi kalau belum bisa kami akan rekayasa memutar ke utara," tutur dia.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut