Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libur Maulid Nabi, Ratusan Kendaraan Padati Tol Cipularang Arah Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Jalur KA di Jeruklegi Cilacap Ambles, Kereta dari Bandung ke Jateng dan Jatim Tertahan

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 14:29:00 WIB
Jalur KA di Jeruklegi Cilacap Ambles, Kereta dari Bandung ke Jateng dan Jatim Tertahan
Perjalanan kereta dari Bandung tujuan Jateng dan Jatim tertahan di Jeruklegi-Kawunganten, Cilacap. (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Sejumlah titik jalur KA antara Jeruklegi-Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ambles akibat diguyur hujan deras, Jumat dan Sabtu (7/10/2022). Tanah ambles itu berdampak terhadap tertahannya perjalanan kereta api dari Bandung tujuh Jateng dan Jawa Timur (Jatim), di Jeruklegi-Kawunganten. 

Humas PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daop 2 Bandung Kuswardoyo mengatakan, keberangkatan kereta dari Bandung tujuan Jateng dan Jatim tidak tertunda. Kereta berangkat dari Bandung pada Jumat sore.

"Namun akibat jalan ambles yang berdampak terhadap jalur rel, semua kereta tertahan di petak jalur antara Jeruklegi-Kawunganten. Kereta tujuan Jateng dan Jatim mengantre, menunggu lokasi diperbaiki. Jadi semua sekarang tertahan di sana," kata Humas PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daop 2 Bandung, Sabtu (8/10/2022).

Kuswardoyo menyatakan, untuk keberangkatan kereta api dari Bandung tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur, sore nanti diupayakan berangkat sesuai jadwal. "Untuk keberangkatan sore nanti, kami upayakan bisa berjalan sesuai jadwal," ujar Kuswardoyo.

Saat ini, tutur Kuswardoyo, petugas dari PT KAI Daop 5 Semarang masih tetap berada di lokasi kejadian untuk melakukan perbaikan. "Namun perbaikan ini juga tergantung pada kondisi cuaca di lokasi, karena memang kalau di sana masih hujan deras, tentunya akan menghambat proses perbaikan yang sedang dikerjakan," tutur Kuswardoyo.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut