Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Hoaks Waliyullah di Surade Sukabumi, Ini Kata Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Ini Tampang Terduga Penyebar Hoaks Ustaz di Sukabumi Diangkat sebagai Waliyullah

Sabtu, 02 Oktober 2021 - 18:53:00 WIB
Ini Tampang Terduga Penyebar Hoaks Ustaz di Sukabumi Diangkat sebagai Waliyullah
Arif Rahman Hakim mengaku menyebarkan pesan suara berisi kabar bohong atau hoaks tentang seorang ustaz di Surade, Sukabumi diangkat sebagai waliyullah oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul. (Foto: Tangkapan Layar Video/DHARMAWAN HADI)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, Polres Sukabumi telah melakukan langkah penyelidikan terkait heboh hoaks seorang ustaz diangkat sebagai waliyullah di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Hasilnya, polisi memastikan Ustaz Encep Jaenal Mutaqim tak pernah mengaku waliyullah.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra mengatakan, kabar hoaks yang menyebutkan seorang ustaz di Surade diangkat sebagai waliyullah oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul, membuat resah masyarakat.

Karena itu, kata Kapolres Sukabumi, petugas melakukan penyelidikan dengan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket). Pemeriksaan dilakukan terhadap ustaz Encep Jainal Mutaqim dan saksi-saksi.

"Hasil pulbaket awal diketahui, ustaz (Encep Jainal Mutaqim) tersebut tidak pernah menyatakan dirinya sebagai wali. Sehingga yang bersangkutan merasa dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sukabumi," kata Kapolres Sukabumi, Sabtu (2/9/2021). 

AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra menyatakan, Sat Reskrim Polres Sukabumi Polres Sukabumi telah menerima laporan dari ustaz Encep Jainal Mutaqin tentang dugaan fitnah dan penyebaran kabar bohong atau hoaks pada Jumat 1 Oktober 2021.

"Sampai saat ini, kasusnya (kasus hoaks yang dilaporkan ustaz Encep Jainal Mutaqin) masih dalam proses penyelidikan oleh Satuan Reskrim Polres Sukabumi," ujar AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut