Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Hoaks Waliyullah di Surade Sukabumi, Ini Kata Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Ini Tampang Terduga Penyebar Hoaks Ustaz di Sukabumi Diangkat sebagai Waliyullah

Sabtu, 02 Oktober 2021 - 18:53:00 WIB
Ini Tampang Terduga Penyebar Hoaks Ustaz di Sukabumi Diangkat sebagai Waliyullah
Arif Rahman Hakim mengaku menyebarkan pesan suara berisi kabar bohong atau hoaks tentang seorang ustaz di Surade, Sukabumi diangkat sebagai waliyullah oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul. (Foto: Tangkapan Layar Video/DHARMAWAN HADI)
Advertisement . Scroll to see content

Arif mengatakan, masalah tersebut sudah diklarifikasi oleh kedua belah pihak antara dirinya dengan ustaz Encep Jainal Mutaqin melalui Ujang Hamdin yang menjelaskan semuanya. 

Tidak hanya kedua belah pihak, klarifikasi itu juga dihadiri pihak Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Surade dan telah melakukan konferensi pers terkait permasalahan ini. 

"Artinya sudah ada tabayun. Jadi sekarang sudah tidak ada lagi, sudah tidak perlu lagi ada hal-hal yang dibicarakan, dipermasalahkan. Karena, sesuai hasil klarifikasi, hasil konfirmasi, bahwa Kang Encep tidak mengaku wali. Adapun dia (ustaz Encep Jainal Mutaqin) tidak memakai baju itu karena sedang mempelajari ilmu tarekat Naqsyabandiyah," ujar Arif dalam video klarifikasinya. 

Terkait pelaporan ustaz Encep Jainal Mutaqin ke Polres Sukabumi, Arif menuturkan, telah menerima surat pemanggilan penyidik Satreskrim Polres Sukabumi pada Senin (4/10/2021) pukul 10.00 WIB untuk dimintai keterangan terkait kasus ini. 

"Rencananya saya mau mendatangi kediaman Kang Encep (ustaz Encep Jainal Mutaqin). Namun karena permasalahan ini sudah telanjur dilaporkan (ke Polres Sukabumi, saya harus berkoordinasi dengan laywer (pengacara) saya untuk tahapan selanjutnya. Insya Allah, besok saya mau mediasi mendatangi kediaman Kang Encep. Antara saya dengan Kang Encep masih satu keluarga besar," tutur Arif.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut