Ini Tampang 2 Preman yang Palak dan Aniaya Atlet Disabilitas asal Garut di Cicaheum
"Namun korban menolak memberikan uang jalur Rp2.000 kepada pelaku. Namun, setelah sampai di kawasan Cicabe, Rihan putar balik karena telepon genggamnya tertinggal di Cicaheum," ujar Kompol Heryana.
Saat melihat bus yang dikendarai korban tiba di Termina Cicaheum, ujar Kapolsek, dua preman, Fandi dan Riki kembali meminta uang jalur. "Kondektur sudah memberi (uang jalur) karena itu korban terus jalan. Pelaku mengejar bus korban. Mereka melemparkan dua batu. Lemparan pertama kena mobil. Lemparan batu kedua kena sopir," ujar Kapolsek.
Akibatnya, tutur Kompol Heryana, telinga kanan korban Rihan terluka, terkena lemparan batu. Korban Rihan dibawa ke RSUD Ujungberung untuk mendapatkan perawatan medis di RSUD Ujungberung.
Editor: Agus Warsudi