Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang Musdalub Golkar Jabar, Nama Dedi Mulyadi dan Ade Ginanjar Mengemuka
Advertisement . Scroll to see content

Heboh, Dedi Mulyadi Gerebek Gudang dan Toko Miras Oplosan di Purwakarta

Senin, 07 Februari 2022 - 20:07:00 WIB
Heboh, Dedi Mulyadi Gerebek Gudang dan Toko Miras Oplosan di Purwakarta
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menggerebek kontrakan yang digunakan sebagai gudang dan toko miras di Kampung Nangorak, Desa SIndangsari, Plered, Purwakarta. (Foto: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

“Tapi sekarang miras ini dibawa ke Satpol PP. Saya tidak akan merugikan kamu. Kalau benar (untuk bayar utang), semua saya bayar. Tapi tetap ini diproses di Satpol PP Purwakarta,” ujar Kang Dedi.

Saat penggerebekan itu, Kang Dedi pun sempat bengong heran karena aktivitas penjualan miras di kampung tersebut tidak terdeteksi. Kang Dedi berharap masyarakat dan aparat bisa lebih peka terhadap berbagai permasalahan sosial.

"Kok aneh di desa miras bisa lolos. Padahal aparat lengkap sekali. Kok sampai tidak diketahui. Bagaimana kontrol lingkungannya? Ini yang ingin saya perbaiki agar setiap orang memiliki kepekaan terhadap berbagai problem sosial yang menimbulkan sebuah kerugian," tutur mantan Bupati Purwakarta dua periode ini.

Sementara itu, soal bocah F yang kini berada di Ponpes Cireok, Kang Dedi Mulyadi mengatakan ada beberapa faktor penyebab semuanya terjadi hingga meresahkan masyarakat.

Pertama, kata Dedi, sudah terjadi kerusakan jaringan otak karena F kerap mengonsumsi miras dan obat-obatan terlarang sejak kecil. Kedua, kebiasaan F ikut berburu babi hutan sejak kecil membuatnya memiliki karakter liar. 

Terakhir, ketiga, F sejak kecil bergaul dengan orang dewasa yang membawa pengaruh negatif. “Sehingga diperlukan waktu cukup lama untuk menetralisir seluruh kekuatan negatif (dalam diri bocah F) dari berbagai hal. Pertama, pengaruh lingkungan yang kuat. Kedua, sifat kekerasan karena sering berburu babi. Ketiga, pengaruh miras dan obat-obatan,” ujar Kang Dedi Mulyadi.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut